aku tak pernah berharap banyak untukmu ,aku mencintaimu tanpa alasan.
bahkan sampai detik ini ,aku tidak tahu alasan mencintaimu.
bukan karena rupamu ,atau pun hartamu tapi hatiku yang memilih kamu untuk aku cintai.
tapi kamu lebih memilih untuk menggapai yang lain ,yang mungkin lebih sempurna di hadapanmu.
aku terpaku ,diam tak bisa mempertahankanmu yang semakin lama menjauh.
aku bukan penulis, aku bukan juga pujangga, bahkan aku bukan peramal yang tahu akan perasaanmu.
kangen, itulah yang kurasakan.
tapi apa kamu merasakan hal yang sama, entah aku tak pernah tahu itu.
aku rela melepaskanmu agar bisa bersama dia walaupun kamu tahu aku sedang berbohong.
iya kamu benar, aku memang sedang berbohong.
aku tak bisa hidup tanpa mu, hampa hidupku.
tapi aku kembali berpikir dan sadar, kamu memang bukan untukku.
jalan hidup kita berbeda, hatimu bukan untukku.
tapi satu yang ku yakini, bila suatu saat nanti kita ditakdirkan bersama kita pasti akan bersama.
semoga waktu yang bisa memperbaiki hati yang terluka.
aku jujur apa adanya, tanpa membuat cerita ini berlebihan. itulah yang aku rasakan.
memang aku akui, dia lebih sempurna.
dia adalah masa lalumu yang sampai kapan pun akan terus membayangi dirimu karena kamu pun tak mau keluar dari masa lalu itu.
bahkan sampai detik ini ,aku tidak tahu alasan mencintaimu.
bukan karena rupamu ,atau pun hartamu tapi hatiku yang memilih kamu untuk aku cintai.
tapi kamu lebih memilih untuk menggapai yang lain ,yang mungkin lebih sempurna di hadapanmu.
aku terpaku ,diam tak bisa mempertahankanmu yang semakin lama menjauh.
aku bukan penulis, aku bukan juga pujangga, bahkan aku bukan peramal yang tahu akan perasaanmu.
kangen, itulah yang kurasakan.
tapi apa kamu merasakan hal yang sama, entah aku tak pernah tahu itu.
aku rela melepaskanmu agar bisa bersama dia walaupun kamu tahu aku sedang berbohong.
iya kamu benar, aku memang sedang berbohong.
aku tak bisa hidup tanpa mu, hampa hidupku.
tapi aku kembali berpikir dan sadar, kamu memang bukan untukku.
jalan hidup kita berbeda, hatimu bukan untukku.
tapi satu yang ku yakini, bila suatu saat nanti kita ditakdirkan bersama kita pasti akan bersama.
semoga waktu yang bisa memperbaiki hati yang terluka.
aku jujur apa adanya, tanpa membuat cerita ini berlebihan. itulah yang aku rasakan.
memang aku akui, dia lebih sempurna.
dia adalah masa lalumu yang sampai kapan pun akan terus membayangi dirimu karena kamu pun tak mau keluar dari masa lalu itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar